JATIMRAYA.COM – Sebuah kecelakaan lalu lintas antara minibus Panther dengan sepeda motor terjadi di jalur alternatif Madiun – Magetan, Desa Sawojajar, Kecamatan Takeran, Rabu dini hari (13/9/2023).
Dalam insiden itu, pengemudi sepeda motor yang anggota Bhabinkamtibmas Polsek Maospati, Polres Magetan, tersebut tewas mengenaskan di tempat kejadian.
Bahkan, beberapa warga di tempat kejadian menyebut kepala korban berantakan sebatas leher, hingga terkesan tanggal dari tubuhnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedua kendaraan yang terlibat benturan berlawanan arah itu sama-sama meluncur kencang, hingga mengakibatkan tubuh korban terpental beberapa meter.
“Suasana masih gelap. Saya di rumah tak jauh dari tempat kejadian. Tiba-tiba terdengar suara keras.”
“Saya keluar mendekati mayat, tercium bau arak (minuman keras),” tutur Yamin, di lokasi kejadian.
Pernyataan tersebut sama seperti yang dituturkan Yadi, warga lain di lokasi kejadian.
Baca Juga:
Satu Kompas, Sejuta Langkah, SMP Al Muslim Perkuat Karakter dan Cinta Tanah Air
Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Salurkan Bantuan untuk Anak Asuhan Dinsos Sidoarjo
Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Sidoarjo Ajak Warga Cegah Hoaks dan Polarisasi Digital
Menurutnya, tubuh korban terpental bahkan isi kepalanya berceceran sampai ke emperan toko di dekatnya.
“Mungkin korban dalam keadaan mabuk. Sebab tercium bau arak,” ucap Yadi.
Dikatakan Yadi, minibus Panther bernopol AE 1808 NK berisi tiga orang masing-masing pengemudi, istri dan anaknya, meluncur dari arah Barat (Magetan) hendak berjualan di Pasar Sleko, Madiun.
Sementara korban, Aipda Didin Dwi Krisbiantoro, anggota Polsek Maospati, warga Desa Purworejo, Kecamatan Nguntoronadi, Magetan.
Baca Juga:
Pemkab Sidoarjo Percepat Digitalisasi Retribusi Pasar, 12 Pasar Sudah Go Digital
Respons Kritik Prabowo, Polres Pamekasan Pastikan FGD Tak Sekadar Seremonial
Madura United Buka Super League 2026/2027 di Kandang, Hadapi Persijab Jepara
Dia mengemudikan sepeda motor, yang menurut sejumlah warga tanpa mengenakan helm pengaman, itu meluncur dari arah berlawanan (Timur).
Sesampai di tempat kejadian, Desa Sawojajar, Kecamatan Takeran, motor yang dikemudikan korban berjalan zig-zag.
Hal itu menyulitkan pengemudi minibus untuk mengambil celah yang aman, hingga tak mungkin menghindari tabrakan keduanya.
“Jadi, menurut sopir Panther kepada polisi, sepeda motor itu dari jauh sudah berjalan oleng. Zig-zag.”
Jadi sulit bagi saya untuk menghindari kecelakaan,” kata Yadi, menirukan pengakuan sopir minibus kepada polisi.
Sementara rilis yang dikeluarkan Kabag SDM Polres Magetan, Kompol Suwito, menyebut Aipda Didin Dwi Krisbiantoro meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Jl. Takeran – Madigondo, pada Rabu (13/9/2023).
Baca Juga:
Hal-hal Yang Merusak Hati dan Penyebab Sakitnya Hati
DoGo Power Raih Top Innovation Award 2026 dari EUPD Research di Eropa
Korban, menurut rilis itu, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum dr. Siedono, Kota Madiun. Sedangkan kasusnya Masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Magetan.
Guna penyelidikan lebih lanjut, petugas kepolisian setempat mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan di Pos Polisi terdekat. (fin).***















