JATIMRAYA.COM – Polsek Tulangan bersama Forkopimka, pelajar, dan relawan Yayasan Sungai Watch menggelar aksi bersih sungai di Desa Grabagan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah potensi banjir akibat tumpukan sampah di aliran sungai.
Kapolsek Tulangan AKP Rizki Arif Prabowo mengatakan, kegiatan bersih sungai merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sungai bersih bukan hanya lestari, tapi langkah nyata cegah banjir dan ciptakan lingkungan sehat,” ujar Rizki.
Menurutnya, menjaga kebersihan sungai membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pelajar, relawan, dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga aliran sungai tetap bersih.
Aksi tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi pelajar agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Manager Sungai Watch Sidoarjo Mila Nofik mengatakan, kegiatan bersih sungai tersebut merupakan bagian dari rangkaian memperingati Hari Bersih-Bersih Sedunia atau World Cleanup Day yang diperingati pada 20 September.
Baca Juga:
DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan
Turunkan 20 Atlet, Senam Sidoarjo Koleksi 9 Medali di Kejurprov Jatim
Bupati Subandi Apresiasi Jargas, Pengeluaran Gas Warga Bisa Turun hingga Setengah
Mila menyebut Sungai Watch Sidoarjo juga melakukan sejumlah upaya untuk mengurangi sampah yang masuk ke aliran sungai. Salah satunya melalui pemasangan jaring sampah serta kegiatan pengumpulan dan pemilahan sampah.
“Sampah nonorganik yang terkumpul selanjutnya kami upayakan untuk didaur ulang,” jelasnya.
Menurut Mila, upaya menjaga sungai tidak cukup dilakukan melalui kegiatan bersih-bersih sesaat. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai perlu dibangun secara berkelanjutan.
Kolaborasi lintas elemen dalam aksi bersih sungai di Grabagan diharapkan dapat mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus mengurangi risiko penyumbatan aliran sungai akibat sampah.
Baca Juga:
Polsek Krian Tangani Kebakaran Gudang Rongsokan di Barengkrajan
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Taman dan Petani Panen 13 Ton Jagung
Dua Puluh Tahun Jalur Kereta Qinghai-Xizang: Jalan Menuju Harmoni antara Manusia dan Alam
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Sidoarjo. (as)














