VIDEO – Berikut Ini Kronologi Seorang Balita di Madiun Tercebur Sungai Tawang Usai Lepas Pengawasan Orang Tua

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 11 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Seorang Balita di Madiun, Jawa Timur, tercebur sungai yang hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR setempat, Sabtu (10/2/2023).

Insiden kemanusiaan itu diduga akibat lemahnya pengawasan orang tua, hingga korban lepas meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan seorang pun anggota keluarganya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban diketahui bernama Alghaisan Hafiz Fahrezi, 4 tahun.

Dia tinggal serumah bersama kedua orang tuanya, Suprianto dan Sriyani serta kedua kakaknya, di Desa Jatisari, Kecamatan Geger.

“Iya, ada (anak tenggelam di sungai). Belum ditemukan,” tutur Eko Aris Setiawan, Kepala Desa Jatisari, menjawab konfirmasi jurnalis.

“Kami masih di lapangan, dan terus koordinasi dengan pihak BPBD (yang melakukan pencarian),” imbuhnya.

Sejumlah sumber di lokasi kejadian menyebutkan, sekira pukul 13.30 korban keluar rumah sendirian untuk bermain bersama teman yang masih terikat huhungan saudara.

Awalnya korban dan temannya berjalan ke arah gedung sekolahan TK tak jauh dari rumah korban, untuk bermain di lokasi itu.

Korban diketahui juga kerap bermain di persawahan. Namun yang sering, korban terlihat lebih suka bermain sendirian.

Setelahnya nasib korban tidak diketahui. Dan baru terungkap, ketika pihak keluarga kaget melihat korban tidak berada di rumah.

Hingga segera meminta tolong kepada masyarakat untuk melakukan pencarian.

Menurut Wahyu, salah seorang Tim SAR yang turut melakukan pencarian, arus Sungai Tawang yang diduga sebagai lokasi hanyutnya korban, dalam kondisi bergerak halus.

Sejumlah petugas, menurutnya, juga melakukan pencegatan di hulu sungai dalam radius antara 500 meter hingga 1 kilometer.

Hingga menjelang gelap, upaya pencarian korban belum membuahkan hasil.

Sesuai SOP, para petugas memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian korban.

“Karena hari sudah mulai malam. Suasana gelap. Kita mengikuti SOP Basarnas.”

“Untuk sementara operasi pencarian kami hentikan. Insyaallah pencarian akan kita lanjutkan esok hari,” terang Pudalops BPBD Kabupaten Madiun. (fin).***

 

Berita Terkait

Polwan Polresta Sidoarjo Amankan CFD di Alun-Alun, Warga Beraktivitas dengan Nyaman
Polsek Taman Gelar Jumat Berkah, Bagikan Sembako kepada Warga Tanjungsari
Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda, PWI Jatim Gelar Doa Bersama
Patroli Humanis, Polwan Polresta Sidoarjo Imbau Warga Waspadai Gangguan Kamtibmas
Forkopimka Gedangan Kompak Olahraga Bersama, Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat
Sat Binmas Polresta Sidoarjo Beri Pembinaan Hukum kepada Siswa SMAN 3
Puluhan Wartawan Nganjuk Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:45 WIB

Polwan Polresta Sidoarjo Amankan CFD di Alun-Alun, Warga Beraktivitas dengan Nyaman

Sabtu, 12 September 2026 - 19:20 WIB

Polsek Taman Gelar Jumat Berkah, Bagikan Sembako kepada Warga Tanjungsari

Sabtu, 12 September 2026 - 19:09 WIB

Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda, PWI Jatim Gelar Doa Bersama

Sabtu, 12 September 2026 - 11:42 WIB

Patroli Humanis, Polwan Polresta Sidoarjo Imbau Warga Waspadai Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 12 September 2026 - 11:30 WIB

Forkopimka Gedangan Kompak Olahraga Bersama, Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat

Berita Terbaru