JATIMRAYA.COM – Peristiwa bencana alam hujan disertai angin kencang hingga mengakibatkan pohon tumbang terjadi di dua wilayah.
Yaitu di Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ponorogo, Ahad sore 21 Januari 2024.
Posisi jatuhnya batang pohon yang roboh, mengunci poros jalan hingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di Kabupaten Magetan, pohon Kepuh berdiameter 150 Cm ambruk melintang jalur utama Kecamatan Takeran – Kecanatan Nguntoronadi, tepat di Desa Kiringan, Kecamatan Takeran.
Sementara kejadian yang sama di Kabupaten Ponorogo terjadi di dua titik.
Baca artikel lainnya di sini : Sebanyak 202 Rumah Rusak di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Akibat Diterjang Angin Kencang
Masing-masing terjadi di Jl. Letjen Sukowati, Desa Ngunut, Kecamatan Babadan dan jalan raya Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, dekat Kampus 2 IAIN.
Baca Juga:
Cegah HIV pada Remaja, Pemkab Sidoarjo Gandeng IKA Unair dan Umsida Gelar Edukasi
Fitnah Jari Bisa Jadi Lebih Kejam
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Kodim 0826 Pamekasan Berhasil Operasi Katarak 160 Pasien
“Iya benar. Memang ada pohon tumbang di wilayah saya. Saya mendapat laporan dari warga saya.”
“Tapi ini saya masih di luar kota,” kata Drs. Triyono Bambang Danarto, Kepala Desa Kiringan, kepada jurnalis yang minta konfirmasi.
Lihat juga konten video, di sini: Kekayaan Indonesia Harus Dinikmati Rakyat, Prabowo Subianto Komitmen Lanjutkan Kebijakan Hilirisasi
Sebelum ditangani petugas BPBD, TNI, POLRI, warga setempat dan pihak terkait lainnya, posisi batang yang merintangi jalan itu menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.
Baca Juga:
Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026
Paradoks di Atas Sajadah: Enam Pertanyaan yang Menelanjangi Ibadah Kita
“Sebelum kami bersihkan, sempat terjadi kemacetan lalu lintas sepanjang 500 meter.”
“Selain karena hujan, kondisi pohonnya memang sudah lapuk,” sebut petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan.
Penanganan yang sama juga dilakukan petugas kebencanaan di wilayah Kabupaten Ponorogo. Dua titik kejadian pohon tumbang sudah berhasil diatasi.
“Sudah terkondisikan yang di Desa Ngunut, Kecamatan Babadan. Kemudian tim BPBD langsung bergeser ke lokasi pohon tumbang dekat Kampus 2 IAIN,” sebut Iwan, petugas BPBD setempat, kepada jurnalis.
Tidak ada laporan timbulnya korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
Lantaran saat momen ambruknya pohon, tidak terdapat pengguna jalan yang melintas.
Baca Juga:
Fair Finance Asia Desak Perbankan Hentikan Pendanaan untuk Sektor Batu Bara di ASEAN
Dishub Jatim dan Pemkab Sidoarjo Lepas Patok di Perlintasan KA JPL 69 Gelam
Petugas BPBD menghimbau kepada masyarakat, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaannya.
Selalu berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrim, demi keselamatan semua pihak. (fin)















