Stabilkan Harga Pangan Beras, Pemkab Sidoarjo Kembali Salurkan Bantuan Pangan Beras

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 14 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Sriatun secara simbolis serahkan bantuan pangan beras kepada warga di Kecamatan Waru.

Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Sriatun secara simbolis serahkan bantuan pangan beras kepada warga di Kecamatan Waru.

JATIMRAYA.COM – Penyaluran bantuan pangan beras terus digenjot Pemkab Sidoarjo. Kali ini disalurkan kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di 18 desa di tiga kecamatan. Masing-masing KPM menerima beras 10 kg untuk yang ketujuh kalinya. Bantuan pangan beras pemerintah pusat tersebut bertujuan untuk menstabilkan harga pangan beras.

Pagi tadi, penyalurannya dimonitoring langsung Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi SH.M,Kn, Rabu, (14/8). Ia dibantu Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Sriatun yang  tidak lain adalah istrinya. H. Subandi membagi tugas memonitoring penyaluran bantuan pangan beras tersebut. Ia di Kecamatan Tarik dan Balongbendo sedangkan istrinya di Kecamatan Waru.

Di Kecamatan Tarik, Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi menyalurkan bantuan pangan beras kepada warga Desa Sebani, Desa Kedungbocok, Desa Singogalih, Desa Tarik dan Desa Segodobancang serta Desa Kalimati.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan di Kecamatan  Balongbendo ia serahkan bantuan beras tersebut kepada warga Desa Suwaluh dan Desa Seduri serta Desa Bakungtemengungan. Ia lewati Desa Singkalan, Desa Wonokarang dan Desa Balongbendo yang sebenarnya ingin ia kunjungi. Pasalnya agenda Rapat Paripurna sudah menantinya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Sriatun menyerahkan bantuan pangan beras kepada warga Desa Kepuhkiriman, Desa Wadungasri, Desa Wedoro, Desa Ngingas dan Desa Waru serta Desa Janti.

Dalam kesempatan itu Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi meminta agar warga penerima bantuan tidak menjual beras yang diterimanya. Ia pastikan beras bantuan Bulog tersebut berkualitas bagus. Layak dan aman untuk dikonsumsi.

“Beras ini layak untuk dikonsumsi, saged dimasak damel keluarga, kalau pulang dari sini jangan mampir ke toko, jangan jual beras ini ketoko,” pinta Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi.

H. Subandi sampaikan bantuan pangan beras tersebut untuk yang ketujuh kalinya disalurkan. Selama enam bulan kemarin, KPM warga Sidoarjo rutin menerima 10 kg beras setiap bulannya. Ia berharap bantuan tersebut dapat mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

“Ini yang ke tujuh, nanti lagi di Oktober dan Desember,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu H. Subandi juga mengecek warganya yang belum memiliki BPJS kesehatan. Ia sampaikan kepada warga untuk segera melapor kepada kepala desanya jika belum memiliki BPJS kesehatan. Nantinya pihak desa akan mendata dan mengeluarkan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu). Data tersebut akan dimasukkan dalam kepersertaan BPJS kesehatan yang dicover Pemkab Sidoarjo. Nantinya warga hanya cukup menunjukkan KTP saja jika akan berobat.

“Panjenengan yang belum punya BPJS kesehatan tolong sampaikan ke pak Kades biar pak Kades membuatkan SKTM,” tuturnya.

Pak Markum warga Desa Wadungasri penerima bantuan sangat senang dengan program seperti ini. Ia katakan bantuan tersebut sudah tepat sasaran dan dapat membantu meringankan beban masyarakat.

“Harga beras sekarang mahal, semoga program ini dapat terus berjalan,”ucapnya.

Senada dengan Pak Markum, ibu Eli Ernawati juga gembira menerima bantuan beras tersebut. Ia tidak ingat sudah berapa kali menerimanya. Namun ia ingat kali pertama menerima bantuan beras itu sebelum hari raya lebaran. Ia konsumsi beras itu bersama empat anggota keluarganya. Dirinya bersama sang suami dan dua orang anaknya.

“Alhamdulilah bisa untuk makan 15 hari,”ucapnya.

Eli berharap bantuan tersebut dapat terus berlanjut ditahun-tahun berikutnya. Pasalnya sangat membantu warga seperti dirinya. Bantuan beras tersebut akan meringankan pengeluaran belanjanya dikala nafkah suami dengan penghasilan tidak menentu. Namun semuanya itu tetap ia syukuri.

“Nyambut damel ngerosok, alhamdulillah angsal bantuan beras kados ngeten,”ucapnya. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan
Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata
Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026
Syarikat Islam Gelar Kongres ke 42 di Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:37 WIB

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran

Berita Terbaru

Lifestyle

Kok Haji Isam?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:18 WIB

Lifestyle

Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:03 WIB