HCB bukan Ketua PWI lagi, Ketua baru PWI, Zulmansyah Sekedang

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 19 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan dari hasil KLB 

JATIMRAYA.COM – Konggres Luar Biasa Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) telah digelar 18 Agustus 2004, di Jakarta, tepatnya di Hotel Grand Paragon, Jakarta Pusat. Hasilnya, dipilih secara aklamasi Ketua PWI yang baru, yakni Zulmansyah Sakedang yang sebelumnya menjabat Plt Ketua PWI Pusat. Dipilih juga secara aklamasi Ketua Dewan Kehormatan, Sasongko Tejo yang sebelumnya menduduki jabatan yang sama.

KLB sendiri dihadiri 22 propinsi sementara aa 15 propinsi lainnya yang menolak KLB karena ketua ketua daerahnya sebagian besar takut dibekukan jabatannya oleh HCB yang masih mengaku sebagai ketua PWI padahal statusnya sebagai anggota PWI sudah dicabut selamanya. Ibarat kata, HCB sudah dicabut nyawanya sebagai anggota PWI. Anehnya, antek antek sekeliling HCB masih menganggapnya Ketua. Buta mata, Hati mereka dan tuli telinga mereka.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

KLB sendiri digelar dengan ancaman pembekuan PWI propinsi yang datang ke acara tersebut. Begitu sibuknya kelompok tersebut membekukan PWI Propinsi seperti PWI JAYA, Bangka Belitung, Riau, dan ketika KLB berlangsung mereka membekukan PWI Banten. Setelah ini PWI Propinsi lainnya akan dibekukan juga.

Inilah yang hebatnya kelompok HCB membuat sejarah kelam bagi organisasi besar ini. Main pecat, main beku. Yang tidak setuju dengan mereka, dibekukan dan dipecat menggunakan pasal sekendak perutnya. Sungguh memalukan.

KLB juga berlangsung dengan ancaman pembubaran oleh HCB yang sebelumnya menyurati aparat kepolisian untuk membubarkan acara tersebut. Ternyata surat HCB tidak berdampak apa apa. Emangnya aparat bodoh mau menuruti kehendak HCB yang bukan lagi anggota PWI.

Anehnya lagi ada berita KLB sepi peminat dan memasang gambar meja kosong. Ada ada saja upaya kelompok HCB plus gerombolannya untuk mengecilkan KLB.

Yang pasti KLB sudah digelar dan keputusannya antara lain mengukuhkan pencabutan status HCB sebagai anggota PWI seperti keputusan Dewan Kehormatan PWI Pusat sebelumnya. KLB juga yang didukung wartawan senior PWI seperti Tribuana Said, Illham Bintang, Wina Armada, Marah Sakti Siregar, Auri Jaya dan lainnya, sudah menghasilkan Ketua Umum PWI yang baru dan Ketua DK.

KLB juga menyatakan pergantian 4 anggota DK sebelumnya yang dilakukan HCB dengan cara melanggar PDPRT dianggap tidak sah dan 4 anggota DK kembalikan ke posisi semula. KLB juga menyatakan pembekuan terhadap PWI JAYA, Babel, Riau, Banten tidak sah dan KLB juga menyatakan segala keputusan yang dikeluarkan PWI versi HCB berikutnya yang bukan anggota PWI lagi selamanya tidak sah.

Apapun ungkapan kelompok HCB bahwa KLB tidak sah tidak mampu merobah yang sudah dihasilkan. KLB sudah terjadi dan sudah mengesahkan ketua umum yang baru, Zulmansyah Sakedang. Anggota PWI yang punya mata, hati dan telinga dan tidak bodoh seharusnya menerima keputusan KLB. Jangan lagi percaya omongan kelompok HCB dan menyatakan KLB abal abal. Sesungguhnya mereka harus sadar bahwa yang mereka anggap Ketua Umum PWI itu bukan lagi anggota PWI yang sudah dilaporkan ke pihak Kepolisian dengan tuduhan upayanya mengemplang duit PWI terbongkar.

Semoga saja mereka yang saat ini masih buta matanya, masih tertutup hatinya, masih tuli telinganya cepat sadar bahwa PWI tidak boleh lagi dipimpin oleh orang yang bukan anggota PWI lagi yang sekarang punya kesukaan baru memecat orang yang tidak mau tunduk dalam keinginannya atau ucapannya. Sadarlah dan segera tobat nasuha.

Jika dulu di Perancis ada raja yang menyatakan Negara adalah Saya maka kini di PWI ada yang menyatakan PWI adalah saya. Sungguh ini sejarah buruk yang dilakukan orang yang sudah dicabut status keanggotaanya dan membawa perpecahan PWI dari Pusat ke Daerah. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Kredit UMKM Melambat, Achsanul Qosasi Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah
RIV Diakui Dunia, Raih Best Multi-Asset Trading Platform hingga Most Trusted Brand
Andy Setiawan Pimpin Hallo.id, Hadirkan Media Ekonomi yang Tajam, Akurat, dan Kredibel
PWI Pusat Soroti Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dijaga
Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi
PCM Grand Wisata Ucapkan Terima Kasih kepada Donatur, TK ABA 12 Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
PWI Pusat Berlakukan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026 untuk Tertibkan Administrasi
LaNyalla Mahmud Mattalitti: Pidato Prabowo Subianto Bukti Keberanian Politik Kembalikan SDA untuk Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Kredit UMKM Melambat, Achsanul Qosasi Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:13 WIB

RIV Diakui Dunia, Raih Best Multi-Asset Trading Platform hingga Most Trusted Brand

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Andy Setiawan Pimpin Hallo.id, Hadirkan Media Ekonomi yang Tajam, Akurat, dan Kredibel

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:18 WIB

PWI Pusat Soroti Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dijaga

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:40 WIB

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi

Berita Terbaru

Lifestyle

Ketika Negara Mulai Membeli Ketidakpercayaan

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:34 WIB